\ Februari 2013 Teenage's Journey: Februari 2013

Archive for Februari 2013




Wanita membutuhkan perhatian ...
Pria membutuhkan kepercayaan ...

Wanita membutuhkan pengertian ...
Pria membutuhkan penerimaan ...

Wanita membutuhkan rasa hormat ...
Pria membutuhkan penghargaan ...

Wanita membutuhkan kesetiaan ...
Pria membutuhkan kekaguman ...

Wanita membutuhkan penegasan ...
Pria membutuhkan persetujuan ...

Wanita membutuhkan jaminan ...
Pria membutuhkan dorongan ...

Wanita selalu mau dimengerti ...
Dan pria sebaiknya mau untuk mengerti ...

Antara keduanya ada keterikatan yang saling membutuhkan ...

"Setitik kasih membuat kita saling menyayangi, seucap kata membuat kita saling mengasihi, sekecil luka akan membuat kita kecewa, tetapi sebuah keakraban akan selamanya bermakna..."

Pria vs Wanita

//Rabu, 20 Februari 2013
//Posted by Nevy-chan



->> APA YANG TERJADI PADA AKUN
FACEBOOK KITA SELEPAS KITA
MENINGGAL DUNIA???



Satu peringatan sebenarnya
untuk kita semua.....
Mari kita renungkan bersama.....
Jika pada suatu hari nanti kita
mati, akun facebook ini hanya
kita yg tahu paswordnya kan. Kecuali ada sebagian orang yg
mempercayakan password pada
sahabatnya.
Dan selepas kita meninggal
mungkin orang akan menulis rasa
duka cita di dinding kita.
Tapi sadarkah kita?
Foto-foto kita akan terus
membuat kita tersiksa di alam
kubur.
Apalagi bagi wanita foto yg tidak
menutup aurat dan para lelaki akan terus melihat.
Walau sudah bertahun wafat
dosa kita terus meningkat
bagaimana?
Pernah berpikir tidak?
Legging dan jeans ketat bisa kah menyelamat kan kita?
Mungkin kini kita merasa bangga
dengan berbagi cerita dengan
foto foto yg cantik dan tampan.
Tapi sepertinya semua itu tidak
akan membawa arti. Semua hanya tinggal kenangan
bagi teman yg masih hidup.Dan
mereka akan segera melupakan
teman yg selalu memiliki foto
profil cantik atautampan tersebut.
Maka, tutupilah auratmu sebelum dirimu
dikafankan.Jaga lah harga diri
anda, jagalah kesombongan
anda. Karena semua yg hidup
pasti akan mati. Persiapkan dirimu
untuk mati karena itu perlu.






Ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan si Cewek ini belom pernah pacaran. Terkadang ada faktor larangan dari agama, ajaran keluarga, atau emang sifat/karakter dia aja yang ga bisa diterima oleh kaum Cowok.

Nah, berikut ini adalah ciri-ciri Cewek yang tidak pernah pacaran:


1. Tidak mengikuti fashion (modis)

Cewek yang belom pernah pacaran bakalan lebih cuek sama penampilannya dia; ga peduli ama pandangan para Cowok. Mungkin pakaiannya udah ga trendy lagi, tapi tetep cuek aja make baju yang dia suka. Tas dan pernak pernik pun juga ga sampe menyolok ato ngikutin fashion. Selain itu, kemungkinan besar, Cewek yang tidak pernah pacaran bakalan lebih jarang berdandan.

2. Kurang tau sopan santun di hadapan Cowok

Contohnya waktu di saat si Cewek sedang makan, porsi makannya jauh lebih banyak daripada Cowok-Cowok. Diapun tidak malu-malu makan sebanyak itu, karna emang tidak pernah merasa ada kebutuhan untuk mencari Cowok. Kalo dia emang tertarik dan ingin pacaran, pasti dia akan lebih menjaga image dia di depan kaum Cowok. Sebenernya, ada bagusnya untuk engga jadi “muka dua” di depan Cowok, tapi terkadang sifat seperti ini bisa membuat para Cowok kabur dan ilang feeling.

3. Kurang banyak teman dan kurang sosialisasi

Memang ga semua Cewek yang ga pernah pacaran itu berarti ga punya banyak temen ato kurang sosialisasi. Cuman, memang siapapun yang kurang gaul, kurang banyak teman, dan kurang bersosialisasi itu mengurangi kemungkinannya untuk mengenal orang lebih banyak. Ciri-ciri ini berlaku untuk Cewek maupun Cowok.

4. Ga sadar kapan harus bersikap romantik dan tidak di depan Cowok

Karna si Cewek belom pernah pacaran, dia bakalan susah untuk membedakan hubungan lebih dari teman dan hubungan sebatas teman saja. Mungkin aja Cowok ada banyak yang suka ama si Cewek ini, tapi si Cewek ga pernah tau gimana rasanya di PDKT-in sampe bener2 si Cowok ngomong suka sama dia. Nah, apalagi kalo nih Cewek belom pernah pacaran, pasti dia ga tau harus bertindak romantis dan kapan harus bertidak romantis di depan Cowok yang bener2 dia suka.

5. Kurang percaya diri

Inipun salah satu ciri-ciri penyebab mengapa kamu-kamu yang tidak pernah pacaran sampe sekarang masih belom pacaran juga! Hm, percaya diri itu perlu, tapi jangan berlebihan. Percaya diri itupun bisa ditingkatkan, jangan selalu merasa diri kamu kurang segalanya. Terima kamu apa adanya, dan bersyukurlah.

Ciri-ciri cewek yang nggak pernah pacaran

//Selasa, 19 Februari 2013
//Posted by Nevy-chan

* Kau pernah bilang aku
Setengah matimu mengejar cintaku
Tapi sekarang kamu bukanlah kekasih yang ku kenal dulu
Kau berubah semakin jauh
Sudah tak mencintaiku lagi

Reff :
Kapan lagi kau puji diriku
Seperti saat engkau mengejarku
Kapan lagi kau bilang I love you
I love you yang seperti dulu
Yang dari hatimu
Repeat *
Kapan lagi kau puji diriku
Seperti saat engkau mengejarku
Kapan lagi kau bilang I love you
I love you yang seperti dulu
Repeat reff
Tag :

Semua wanita tentu akan merasa bangga dilahirkan sebagai wanita dengan segala kelebihan yang dimilikinya. Namun, tak dipungkiri, masih saja banyak wanita yang kehilangan kepercayaan diri, merasa minder dan merasa menjadi masyarakat nomor dua, apa andapun merasa demikian?

Mengapa? padahal wanita sesungguhnya memiliki banyak kelebihan dalam dirinya masing-masing.
Inilah 10 kalimat yang akan memberi inspirasi dan semangatbahwa wanita sesungguhnya makhluk hebat, menarik dan memiliki banyak kelebihan.

1. "There is no such things as an ugly woman." - Vincent Van Gogh 

Ya, memang benar. Tak ada wanita yang tidak cantik, semua wanita itu cantik. Memiliki kulit berwarna gelap, cerah, kuning langsat, apapun warna kulit Anda, Anda itu cantik! Tak perlu harus tak percaya diri hanya karena memiliki kulit hitam manis atau sawo matang. Kulit putih itu bukan syarat seorang wanita disebut cantik. 

2. "Every girl should use what Mother Nature gave her before Father Time takes it away." - Laurence J Peter 

Jadi, berhentilah mengeluh dengan apa yang Anda miliki saat ini. Rawat dan percantik diri dengan cara-cara yang positif. Bukan juga dengan mengeluh dan tidak melakukan apa-apa. 


3. "The rarest thing in the world is a woman who is pleased with photographs of herself." - Elizabeth Metcalf


Ini permasalahan yang sama yang dimiliki hampir seluruh wanita, mereka jarang percaya diri dan menyukai foto mereka. Tak hanya terjadi pada Anda, bahkan para selebriti dan model yang memiliki tubuh indahpun seringkali tak percaya diri. 


4. "A smile is a light in the window of the soul indicating that the heart is at home." - Anonymous


Memang sangat benar bahwa senyuman adalah jendela hati. Wajah yang cantik akan semakin sempurna dan menarik dengan senyuman. Bagi pria, senyuman seorang wanita ini bagaikan candu, yang membuat rindu dan jatuh cinta setiap saat. Jadi bukan karena efek makeup Anda, tetapi murni karena senyuman. 


5. "Beauty, in projection and perceiving is 99.9% attitude." - Grey Livingston


Memiliki fisik yang indah dan ideal saja tak cukup untuk disebut cantik. Benar menurut Grey Livingston, kecantikan terpancar lewat sikap kita. Percuma rasanya jika seorang wanita memiliki wajah yang cantik dan fisik yang sempurna jika sikap dan prilakunya tidak memancarkan keindahan tersebut. 


6. "My lips is big, but my talent is bigger" - Fantasia Barrino


Bahwa wanita dianggap sebagai rantai gosip dan berita, hmmm mungkin itu benar. Dan apa yang seringkali dikatakan oleh wanita dianggap sebagai omong kosong, itu juga benar. Namun, percayalah bahwa sebenarnya kelebihan yang kita miliki jauh lebih besar ketimbang omongan semata.


7. "A woman is like a tea bag. You never know how strong she is until she gets into hot water." - Eleanor Roosevelt


Sekalipun sering disepelekan dan dipandang sebelah mata, kita tak boleh menyerah begitu saja. Tunjukkan kemampuan yang kita miliki, karena sebenarnya wanita dan pria sejajar. Ayo kita buktikan bahwa wanita tak layak dipandang sebelah mata. 


8. "Marriage is not about age; it's about finding the right person." - Sophia Bush


Anda yang seringkali terganggu dengan pertanyaan "kapan kawin?" ingatlah selalu kalimat di atas ini. Ingatlah selalu bahwa menikah bukanlah perkara usia, namun bagaimana menemukan sosok yang nyaman dan bisa mendampingi kita seumur hidup. 


9. "You have to forgive to forget, and forget, to feel again." - Anonymous


Ketahuilah bahwa berulang kali Anda akan mengalami patah hati yang sama, dilukai, diabaikan, tak diperhatikan, diduakan bahkan ditinggalkan. Tetapi, jangan sampai hal itu menghalangi langkah Anda untuk menemukan cinta yang baru. Jangan sampai membuat Anda takut untuk mencintai orang yang baru di dalam hidup Anda, karena sepanjang hidup tugas kita adalah mencintai. 


10. "If someone you love hurts you cry a river, build a bridge, and get over it." - Anonymous


Apabila seseorang yang Anda cintai melukai dan mengecewakan diri Anda. Maafkan dan melangkahlah. Jangan tinggal di dalam masa lalu dan membiarkan diri Anda terpuruk di dalamnya. Setuju ???



sumber : http://terselubung.blogspot.com/2012/05/10-kalimat-yang-menginspirasi-wanita.html

Wanita

//Sabtu, 16 Februari 2013
//Posted by Nevy-chan
Tag :, Tag :

  1. Menyukai segala sesuatu yang berwarna pink
  2. Menyukai hewan peliharaan yang lucu
  3. Gampang menangis ketika ada film yang menyedihkan atau mengharukan, jika binatang peliharaan mati, dll.
  4. Sering ke salon entah hanya blow, atau gunting rambut, atau cuci rambut, menicure, pedicure, dll.
  5. Fasionable
  6. Sering ke mall untunk shopping atau sekedar hang-out
  7. Menyukai barang-barang yang lucu
  8. Sering menggunakan rok
  9. Tidak terlalu jago dalam bidang olah raga
  10. Mempunyai bannyyyaaakkkkkkkk banget temen cewek, dan hanya beberapa temen cowok
  11. Feel comfort jika berkumpul dengan segerobol temen cewek, dibanding berkumpul dengan 2 atau 3 orang cowok
  12. Narsiz
  13. Nggak mau dirinya keliatan jelek
  14. Tidak menyukai lagu-lagu yang bernuansa rock
  15. Kalau mandi bisa lammaaaa banget
  16. Suka ngegosip
  17. Sering telpon-telponan atau nggak SMS-an
  18. Perasaannya halus
  19. Mudah untuk merasa kasian dengan orang lain ataupun binatang
  20. Punya banyak make-up dan alat-alat kecantikan
  21. Lembut, tidak menyukai kekasaran
  22. Kadang suka menangis tanpa alasan
  23. Tidak suka kalau dikatain jelek, hitam, dll yang merupakan kejelekannya secara fisik, terutama oleh para kaum pria
  24. dll, ada tambahan???

1. berpakaian wanita yang normal, misal rok, dan kemeja, ataupun celana panjang yang diperuntukkan wanita (kamu tahukan yang saya maksudkan ?), jangan pakai kaos oblong dan jeans, apalagi kalau sampai pakai sepatu kets :-)
2. Coba memakai sepatu/sandal wanita, setidak nya memiliki heels, walaupun tidak perlu tinggi2 banget, karena kalau kamu pakai sepatu/sandal wanita dengan heels, otomatis jalan kamu jadi kemayu, nggak percaya ?? silahkan coba.
3. Coba panjangin rambut kamu, walaupun sebatas bahu tidak masalah.
4. sering2 pakai bedak (face powder), bukan berarti harus pakai make up loh, face powder yang biasa dan sering dipakai wanita, misal face powder mustika ratu, dll.
5. Jangan lupa pakai lipstick.
6. Jangan lupa berbicaralah sopan dan terarah........
7. jangan lupa selalu meberikan senyum kepada orang lain, karena senyum adalah ibadah, dan membuat hati orang senang.
8. Jangan lupa pakai Parfume, banyak kok parfume yang harganya terjangkau tapi harum nya
Tag :, Tag :, Tag :
Mempunyai impression yang positif dan bermaskulin di mata wanita merupakan keinginan dari hampir semua lelaki, karena dengan begitu kita (lelaki) dapat menjadi indah di mata sang pacar, ataupun wanita-wanita itu dapat menjadi investasi kita agar dapat menggaet para wanita, dan memudahkan bai kita saat mendekati wanita yang kita inginkan, dan inilah beberapa tips dari admin bank of science agar anda terlihat dan menjadi maskulin dimata wanita :

1. Percaya Diri dan Jujur : Di mata cewek, cowok yang kurang pd bukanlah laki-laki sejati. Percaya diri dan menerima apa adanya alias jujur, se-cheesy apa pun, itulah yang menjadi daya tarik.

2. Punya Rasa Humor : Cewek-cewek punya kecenderungan menganggap pria yang punya rasa humor lebih maskulin. Bahkan, pria yang tidak pernah datang ke gym pun dapat menjadi maskulin, asalkan lucu!

3. Bertubuh Wangi : Jangan lupa mandi dua kali sehari. Jika tubuh Anda menebarkan aroma tidak enak, cewek-cewek pun akan menjauh dengan cepat. Karena itu, jangan lupa memakai deodoran atau parfum setelah mandi, sebelum keluar rumah.

4. Olah Raga : Olah raga, tidak perlu gila-gilaan, yang penting bikin tubuh prima dan tidak lemas. Lucunya, menurut banyak survei, mereka yang rajin berlari clan berenang justru kurang disukai gadis-gadis.

5. Penampilan : Ekspresi wajah dan penampilan laki-laki dapat menentukan apakah ia maskulin atau tidak. Terus terang saja, untuk kriteria yang satu ini sangat berbeda di mata satu gadis dengan gadis yang lain. Jadi, tergantung selera. Yang penting, jangan cemberut!

6. Sopan dan Hormat : Kedengarannya agak aneh, tapi ini salah satunya. Perempuan paling suka jika ada pria yang memperlakukannya seperti seorang putri. Sekadar membukakan pintu sudah membuat perempuan berbunga-bunga dan maskulinitas Anda langsung meroket! Semoga Bermanfaat!

Menjadi Cowok Maskulin

//Posted by Nevy-chan
Tag :, Tag :

Orang tua adalah adalah orang-orang yang melengkapi budaya mempunyai tugas untuk mendefinisikan apa yang baik dan apa yang dinggap buruk. Sehingga anak akan merasa baik bila tingkah lakunya sesuai dengan norma tingkah laku yang diterima di masyarakat.
Pemahaman orang tua yang baik menurut Soekanto (1991) dengan beberapa yang mencirikannya seperti berikut::
1. melakukan berbagai hal untuk anak
2. merupakan tempat bergantung bagi anak
3. bersikap cukup permisif dan luwes
4. bersikap adil dan disiplin
5. menghargai anak tunagrahita sebagai individu
6. mampu menciptakan kehangatan bagi anak
7. mampu memberi contoh yang baik
8. bias menjadi kawan dan menemani anak tunagrahita dalam berbagai kegiatan
9. selalu bersikap baik
10. menunjukkan rasa kasih sayang pada anak
11. memiliki rasa empati terhadap perasaan anak
12. mendorong anak tunagrahita untuk bermain dengan temannya
13. berusaha membuat suasana damai
14. membantu kemandirian anak tunarungu
Sebaliknya tentang pandangan orang tua yang buruk menurut anak masih dalam Soekanto (1991) seperti berikut:
1. menghukum secara kasar dan tidak adil
2. menghalangi minat dan kegiatan anak
3. membentuk anak menurut pola yang baik
4. memberikan contoh yang buruk
5. mudah jengkel dan marah
6. sedikit rasa kasih saying terhadap anak
7. mudah marah bila anak membuat kesalahan tidak sengaja
8. kurang perhatian terhadap kegiatan anak
9. melarang anak bergaul dengan teman
10. bersikap jahat pada teman anak
11. menghukum dengan kasar
12. harapan terhadap anak tidak realistis
13. mengecam dan menyalahkan anak bila gagal
14. membuat suasana rumah tegang atau tidak menyenangkan
Berdasarkan beberapa karakter di atas maka orang tua dapat dikatakan sebagai orang yang memegang peranan penting dalam perkembangan seseorang anak. Juga tidak terlepas terhadap pandangan orang tua pada penyandang tunagrahita. Dengan demikian orang tua anak tunagrahita juga mempunyai peran yang sama dengan orang tua pada umumnya. Namun bagi orang tua yang memiliki anak tunagrahita umumnya mereka lebih membutuhkan perhatian yang lebih ketat terhadap perkembangan anak tunagrahita. Hal ini diasumsikan karena anak tunagrahita mempunyai perkembangan dan pertumbuhan yang jauh berbeda dengan anak normal. Hal ini jelas seperti definisi anak tunagrahita tunagrahita yang ditulis oleh beberapa pakar pendidikan luar biasa seperti berikut.
Difinisi American Association on Mental Retardation (AAMR) berlatar belakang profesi, di antaranya medis, hukum, dan pendidikan, yang mengatakan seperti berikut:
…mental retardation refers to significantly subaverage general intelectual functioning existing concurrently with deficits in adaptive behavior, and manifested during the developmental period (Grossman, 1983 dalam Hardman, L. Michael 1990:90)
Makna tersebut terdiri atas tiga komponen utama yaitu; Intelligence, adaptive behavior, and the developmental period. Kemampuan inteligensi, berdasarkan rata-rata tes IQ normal adalah 100, sedangkan untuk anak terbelakang mental menunjukan angka tes IQ di bawah 100. Definisi anak tunagrahita menurut American Association on Mental Deficiency (AAMD) sebagai berikut.
…mental retardation refers to significantly subaverage general intellectual functioning resulting in or associated with concurrent impairments in adaptive behavior manifested during the develompemntal period (Grossman, 1983 dalam Linch, W.Eleanor. 1992:99)
In this definition “significantly subaverage general intellectual functioning” refers to an IQ of 70 or below on a standardized tes of intelligence such as the Stanford-Binet Intelligence Scales for Children or one of the Wecshler intelligence scales. (Terman & Merrill, 1973) or one of the Wechsler intelligence scales. This score represents performance that is two standard deviations below the mean, or average score, on these tests. The AAMD Manual states that an IQ of 70 should be viewed only as a guideline; in some school placement decicions it minght be extended upward to 70. (Linch, W. Eleanor. 1992:99)
Senada dengan definisi yang dikemukakan di atas Amin (1995:18) menyatakan seperti berikut.
Anak terbelakang mental atau anak tunagrahita adalah mereka yang kecerdasannya jelas berada di bawah rata-rata. Mereka mengalami keterbelakangan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan, kurang cakap dalam memikirkan hal-hal yang bersifat abstrak, yang sulit dan berbelit-belit. Mereka memerlukan layanan pendidikan secara khusus agar mereka dapat berkembang optimal.
Robert P. Ingals (1978:5) dalam Amin (1995:20) memberi sebutan bagi anak tunagrahita sebagai berikut: Mental retardation, mental defiency, mentally defective, mentally handicaped, feeblemindedness, mental subnormality, amentia and oligophrenia. Istilah yang sering dipakai di Indonesia adalah terbelakang mental dan tunagrahita.
1. Tipe-tipe Orang Tua
Perbedaan tipe-tipe orang tua dapat dikelompokkan dalam suatu skala. Skala yang dimaksudkan adalah beberapa cara yang dilakukan oleh orang tua tentang bagaimana mereka mendorong pengambilan keputusan secara bebas terhadap bimbingan dan mendidik anaknya .
Beberapa cara yang mungkin dilakukan tersebut menurut Soerjono (1991) dapat dilakukan hal di bawah ini.
1. Orang tua yang melindungi secara berlebihan
Perlindungan orang tua yang berlebihan mencakup pengasuhan dan pengenalan anak terlalu berlebihan. Hal seperti ini akan menimbulkan sikap ketergantungan bagi diri anak tunagrahita yang berlebihan pula, sehingga rentang ketergantungan pada orang lain akan lebih lama pula dan dapat membuat kurangnya rasa percaya diri bagi anak.
2. Permisivitas orang tua
Orang tua akan memberikan kebahagiaan penuh pada anak untuk berbuat. Sikap permisivitas pada orang tua akan terlihat pada orang tua yang membiarkan anaknya untuk berbuat sesuka hati, dengan memberikan sedikit kekangan. Sikap demikian akan mampu menciptakan situasi rumah tangga yang “berpusat pada anak”. Jika sikap permisif ini tidak berlebihan, ia akan mampu mendorong anak untuk menjadi cerdik, mandiri dalam kebutuhan pribadi, penyesuaian sosial yang baik, mampu menumbuhkan rasa percaya diri, daya kreativitas, dan kematangan sikap.
3. Memanjakan anak
Sikap memanjakan akan menimbulkan sikap egois, suka menuntut, dan memaksakan kehendak pada anak. Mereka menuntut perhatian dan pelayanan dari orang alain, perilaku yang menyebabkan penyesuaian sosial yang buruk di rumah dan luar rumah.
4. Penolakan
Penolakan dapat dinyatakan dengan mengabaikan kesejahteraan anak atau dengan menuntut terlalu banyak dan sikap permusuhan yang lebih terbuka. Disini orang tua membuat semua keputusan dan anak tunagrahita tidak boleh bertanya. Sikap demikian akan memunculkan rasa dendam, perasaan tak berdaya, frustrasi, perilaku gugup, dan sikap bermusuhan dengan orang lain, terutama bagi mereka yang lemah dan kecil. Inilah yang disebut dengan orang tua yang bersifat autokratis atau otoriter.
5. Penerimaan
Sikap penerimaan bagi orang tua ditandai dengan adanya perhatian besar dan kasih sayang pada anak. Orang tua yang menerima akan memperhatikan perkembangan kemampuan, dan memperhitungkan minat anak. Orang tua akan mendorong anak untuk membicarakan apa yang diinginkan. Anak yang diterima umumnya mampu bersosialisasi dengan baik, bersikap kooperatif, berlaku ramah, bergaul loyal, secara emosional stabil dan gembira.
6. Dominasi
Anak yang didominasi oleh salah satu orang tua, akan mampu bersikap jujur, sopan, dan berhati-hati. Tetapi anak ini cenderung pemalu, patuh, dan mudah dipengaruhi orang lain, mengalah, dan sangat sensitive. Pada anak yang didominasi sering akan berkembang rasa rendah diri dan perasaan menjadi korban keinginan orang tua yang tidak mampu dicapainya.
7. Tunduk pada anak
Orang tua yang tunduk pada anaknya akan membiarkan anak mendominasi mereka. Di sini orang tua akan membiarkan anak untuk mencari jalannya sendiri. Anak akan suka memerintah orang tua dan akan menunjukkan sedikit rasa tenggang rasa, penghargaan, atau loyalitas pada mereka. Anak akan belajar untuk menentang semua yang berwenang dan mencoba mendomninasi orang di luar lingkungan rumah.
8. Favoritisme
Meskipun mereka berkata bahwa mereka mencintai semua anak dengan sama rata, kebanyakan orang tua mempunyai favorit tersendiri. Sikap yang seperti ini akan membuat mereka lebih menuntut dan mencintai anak yang difavoritkannya dari pada anak yang lain dalam keluarga tersebut. Anak yang disenangi cenderung memperlihatkan sisi baik pada orang tua mereka tetapi agresif dan dominan dalam hubungan dengan kakak atau adik mereka.
9. Ambisi Orang Tua
Hampir semua orang tua mempunyai ambisi terhadap anak mereka. Ambisi tersebut sering kali sangat tinggi sehingga tidak realistis. Ambisi orang tua ini sering dipengaruhi oleh tidak tercapainya atau hasrat orang tua supaya anak mereka naik status sosialnya. Bila anak tidak dapat memenuhi ambisi orang tua, anak cenderung terlihat bersikap bermusuhan, tidak bertanggung jawab, dan berprestasi di bawah kemampuan. Keadaan ini akan lebih parah bila anak memiliki perasaan tidak mampu yang sering diwarnai perasaan dijadikan orang yang dikorbankan akibat kritik orang tua terhadap rendahnya prestasi mereka.
2. Orang Tua Otoriter
Cara-cara mengasuh anak dalam masyarakat merupakan awal kehidupan bermasyarakat. Pengasuhan secara otoritas ditentukan oleh sekelompok orang yang membentuk superioritas atas kelompok yang lain. Kelompok ini sekaligus menerima tanggung jawab untuk menetapkan pola-pola perilaku dalam kelompok orang yang dianggap lebih rendah tingkatnya. Pola ini dikenal sebagai pola atasan –bawahan yang dianut oleh sitem militer. Pelestarian hubungan dengan pola atasan bawahan ini ditetapkan dalam hubungan antara orang tua dan anak. Biasanya pihak orang tua yang menggariskan keputusan-keputusan tentang perilaku anaknya.
Perilaku orang tua dalam hubungan seperti di atas, ia senantiasa berada dalam posisi sebagai arsitek. Mereka dengan teliti memutuskan bagaimana seharusnya tiap anak berbuat. Mereka memberikan hadiah atau hukuman agar perintahnya ditaati. Melalui pemberian hadiah orang tua akan mengkomunikasikan suatu pesan yang jelas kepada anaknya. Sedangkan pemberian hukuman menunjukkan ketiadaan sikap menghargai anak.
Kebiasaan ini mengakibatkan, tugas dan kewajiban orang tua menjadi tidak sulit. Para orang tua tinggal menentukan apa yang mereka ingin yang harus dikerjakan atau yang tidak boleh dilakukan anak. Ancaman hukuman diterapkan untuk melarang atau janji hadiah untuk mendorong agar anak mematuhi. Pendekatan seperti ini terbukti sangat berhasil. Sebagian orang tua melaporkan bahwa anak –anak mereka bersikap kooperatif. Hal ini menjadikan acuan kenyataan yang menunjukkan bahwa anak mereka persis seperti apa yang diinginkan oleh orang tuanya. Kerjasama di sini diartikan bahwa anak tunagrahita melakukan perbuatan sesuai dengan yang diperintahkan.
Selama masyarakat otokratis masih kokoh dalam artian di sini adalah orang tua, maka pendekatan mengasuh anak semacam ini sangatlah efektif. Generasi orang tua mempelajari teknik mengasuh anak berdasarkan contoh yang terdekat. Generasi di atas merupakan patron. Anak mencontoh orang tua, dan orang tua meniru ibu bapak mereka, begitu seterusnya berlangsung kelapis-lapis yang lebih tua.
Banyak tulisan berupa buku-buku, artikel, bahkah diseminarkan dalam kuliah di kampus tentang cara mendidik anak. Namun hal itu tidak mungkin dapat segera diterapkan, karena orang tua belajar secara alamiah tentang cara mengasuh. Sehingga keadaan demikian berada dalam status quo, sampai seluruh situasi yang mengepung orang tua berangsur mulai berubah.
Sekarang ini orang tua tidak lagi dihadapkan pada masalah kesulitan dalam membesarkan anak. Anak–anak sekarang ini dilahirkan di zaman yang demokratis, yang berlawanan sekali dengan sistim yang dianut oleh para orang tua. Pada kenyataannya menunjukkan penerapan prinsip mengasuh anak bagi kedua system ini, dan sulit dibandingkan secara paralel. Pemakaian metode dalam mendidikan anak bagi orang tua dapat berupa otoriter, permisif, ataupun yang demokratis semeuanya akan bergantung pada cara mereka sendiri dibesarkan. Sebagiannya lagi akan menjalankan berdasarkan apa yang dialaminya, ataupun pengetahuan yang mempengaruhinya.
Semua sikap yang ditampilakan oleh orang tua merupakan hasil belajar. Banyak faktor yang ikut menentukan sikap apa yang akan dipelajari, orang tua menurut soerjono (1991) yang paling umum adalah sebagai berikut:
1. Konsep “anak idaman” yang terbentuk sebelum kelahiran anak sangat diwarnai dengan romantisme, didasarkan atas gambaran anak ideal bagi orang tua itu. Bila anak gagal memenuhi harapan orang tua maka ia akan merasa kecewa dan mulai bersikap menolak.
Kegagalan seperti yang dicemaskan di atas akan banyak dialami oleh anak, dengan demikan orang tua tidak akan terpenuhi keinginannya dan akan selalu merasa kecewa atas kemampuan anak.
2. Pengalaman awal dengan anak mewarnai sikap orang tua terhadap anaknya sendiri. Dapat diarti sebagai dua kemungkinan pengalaman yakni pengalaman baik dan pengalaman buruk.
3. Nilai budaya mengenai cara terbaik memperlakukan anak, secara otoriter, permisif, dan demokratis akan mempengaruhi sikap orang tua dan cara mereka memperlakukan anak mereka sendiri.
Cara-cara terbaik yang mungkin cocok bagi anak yang inteligensinya normal jika akan diterapkan bagi anak tunagrahita maka ia tidaklah segera sesuai, sebab kemungkinan bila suatu cara dianggap baik untuk anak normal namun bagi anak tunagrahita belum tentu akan berlaku baik.
4. Orang tua yang menyukai peran orang tua. Mereka akan merasa bahagia, dan mempunyai penyesuaian yang baik terhadap perkawinan, mempunyai sikap yang mencerminkan penyesuaian yang baik ini terhadap anak mereka.
Orang tua yang bersikap otoriter mengutamakan kebutuhan mereka sendiri dahulu daripada kebutuhan anaknya. Mereka seringkali menganggap bahwa diri mereka tidak pernah berbuat kekeliruan. Maka sama sekali mereka tidak dapat berbuat salah atau dihalang-halangi. Karena itu orang tua yang otoriter cenderung untuk merintangi kesempatan-kesempatan anak untuk ikut serta dalam interaksi dengan orang lain. Orang tua otoriter akan membangun suatu lingkaran setan, dari rasa permusuhan, balasan di dalam hubungan orang tua dan anak. Orang tua yang bersikap keras ini juga mempunyai lebih banyak konflik dengan anak mereka.
Jika dilihat dari segi pendidikan, maka orang tua yang bersikap otoriter ingin sekali agar anaknya dapat mencapai prestasi yang tinggi di sekolah. Mereka ingin sekali membantu perkembangan intelektual dan sosial anak mereka secara tulus dan iklas. Tetapi orang tua selalu mempunyai hambatan jika ternyata anaknya mengalami gangguan ketunagrahitaan. Keinginan yang kuat dari orang tua agar anaknya dapat menjadi berprestasi, akan tetapiorang tua tidak berbuat sesuatu yang efektif dalam mendorong anaknya belajar. Hal inilah merupakan ketimpangan yang menonjol jika orang tua terbatas pengetahuannya dan mempunyai konflik dalam memotivasi. Ternyata orang tua ini mencampuradukan antar keinginannya dengan keinginan anaknya dalam pendidikan.
Orang tua yang mencari kepuasan pribadi melalui anak sangat mengganggu pendidikan anak, dan banyak orang tua yang tidak merasa puas dan tentram dalam menerima atau memahami kemampuan anaknya sendiri. Paksaan-paklsaan agar anak menampilkan prestasi belajar yang ingin dicapai oleh orang tua mereka sangat mungkin mengaggu emosi anak. Terutama bagi anak tunagrahita dimana mereka jelas banyak mengalami hambatan karena faktor inteligensinya yang rendah. Dengan demikian sikap otoriter orang tua akan menjadi bumerang sendiri bagi orang tuanya jika ia terlalu banyak berharap terhadap kemampuan anak tunagrahita.

Pengertian Orang Tua

//Posted by Nevy-chan

The young always have the same problem - how to rebel and conform at the same time.  They have now solved this by defying their parents and copying one another.  ~Quentin Crisp



Little children, headache; big children, heartache.  ~Italian Proverb




Heredity is what sets the parents of a teenager wondering about each other.  ~Laurence J. Peter




Don't laugh at a youth for his affectations; he is only trying on one face after another to find a face of his own.  ~Logan Pearsall Smith, "Age and Death,"Afterthoughts, 1931




If you want to recapture your youth, just cut off his allowance.  ~Al Bernstein




When buying a used car, punch the buttons on the radio.  If all the stations are rock and roll, there's a good chance the transmission is shot.  ~Larry Lujack




The best way to keep children at home is to make the home atmosphere pleasant, and let the air out of the tires.  ~Dorothy Parker




Never lend your car to anyone to whom you have given birth.  ~Erma Bombeck




Adolescence is perhaps nature's way of preparing parents to welcome the empty nest.  ~Karen Savage and Patricia Adams, The Good Stepmother




In order to know whether a human being is young or old, offer it food of different kinds at short intervals.  If young, it will eat anything at any hour of the day or night.  ~Oliver Wendell Holmes




As a teenager you are at the last stage in your life when you will be happy to hear that the phone is for you.  ~Fran Lebowitz, Social Studies




Too many of today's children have straight teeth and crooked morals.  ~Unknown high school principal




Few things are more satisfying than seeing your children have teenagers of their own.  ~Doug Larson




Adolescence: A stage between infancy and adultery.  ~Ambrose Bierce, The Devil's Dictionary, 1911




Mother Nature is providential.  She gives us twelve years to develop a love for our children before turning them into teenagers.  ~William Galvin




The best substitute for experience is being sixteen.  ~Raymond Duncan




When the boy is growing he has a wolf in his belly.  ~German Proverb




In the time it takes you to understand a 14-year-old, he turns 15.  ~Robert Brault, www.robertbrault.com




Violet will be a good color for hair at just about the same time that brunette becomes a good color for flowers.  ~Fran Lebowitz




The teenager seems to have replaced the Communist as the appropriate target for public controversy and foreboding.  ~Edgar Friedenberg, The Vanishing Adolescent




The invention of the teenager was a mistake.  Once you identify a period of life in which people get to stay out late but don't have to pay taxes - naturally, no one wants to live any other way.  ~Judith Martin




There's nothing wrong with the younger generation that becoming taxpayers won't cure.  ~Dan Bennett




Adolescence is a period of rapid changes.  Between the ages of 12 and 17, for example, a parent ages as much as 20 years.  ~Author Unknown




When I was a boy of fourteen, my father was so ignorant I could hardly stand to have the old man around.  But when I got to be twenty-one, I was astonished at how much he had learned in seven years.  ~Author unknown, commonly attributed to Mark Twain but no evidence has yet been found for this (Thanks, Garson O'Toole!)



Chaperons don't enforce morality; they force immorality to be discreet.  ~Judith Martin



Teenagers complain there's nothing to do, then stay out all night doing it.  ~Bob Phillips




The average income of the modern teenager is about 2 a.m.  ~Author Unknown




Telling a teenager the facts of life is like giving a fish a bath.  ~Arnold H. Glasow




There isn't a child who hasn't gone out into the brave new world who eventually doesn't return to the old homestead carrying a bundle of dirty clothes.  ~Art Buchwald




It's difficult to decide whether growing pains are something teenagers have - or are.  ~Author Unknown




A baby-sitter is a teenager acting like an adult while the adults are out acting like teenagers.  ~Author Unknown




The average teenager still has all the faults his parents outgrew.  ~Author Unknown




A baby-sitter is a teenager who gets two dollars an hour to eat five dollars' worth of your food.  ~Henny Youngman




There is nothing wrong with today's teenager that twenty years won't cure.  ~Author Unknown




What a shame that allowances have to stop with the teens:  both those that are paid to us and those that are made for us.  ~Mignon McLaughlin, The Neurotic's Notebook, 1960




I have seen my kid struggle into the kitchen in the morning with outfits that need only one accessory:  an empty gin bottle.  ~Erma Bombeck




You don't have to suffer to be a poet.  Adolescence is enough suffering for anyone.  ~John Ciardi, Simmons Review, Fall 1962




I tell my child, if I seem obsessed to always know where you've been, it is because my DNA will be found at the scene.  ~Robert Brault, 




A boy becomes an adult three years before his parents think he does, and about two years after he thinks he does.  ~Lewis B. Hershey, News summaries, 31 December 1951




You can tell a child is growing up when he stops asking where he came from and starts refusing to tell where he is going.  ~Author Unknown




How strange that the young should always think the world is against them - when in fact that is the only time it is for them.  ~Mignon McLaughlin, The Neurotic's Notebook, 1960




At fourteen you don't need sickness or death for tragedy.  ~Jessamyn West




It is hard to convince a high-school student that he will encounter a lot of problems more difficult than those of algebra and geometry.  ~Edgar W. Howe




Adolescents are not monsters.  They are just people trying to learn how to make it among the adults in the world, who are probably not so sure themselves.  ~Virginia Satir, The New Peoplemaking, 1988




The troubles of adolescence eventually all go away - it's just like a really long, bad cold.  ~Dawn Ruelas




Snow and adolescence are the only problems that disappear if you ignore them long enough.  ~Earl Wilson




Why do children want to grow up?  Because they experience their lives as constrained by immaturity and perceive adulthood as a condition of greater freedom and opportunity.  But what is there today, in America, that very poor and very rich adolescents want to do but cannot do?  Not much:  they can "do" drugs, "have" sex, "make" babies, and "get" money (from their parents, crime, or the State).  For such adolescents, adulthood becomes synonymous with responsibility rather than liberty.  Is it any surprise that they remain adolescents?  ~Thomas Szasz




I never expected to see the day when girls would get sunburned in the places they do now.  ~Will Rogers




Small children disturb your sleep, big children your life.  ~Yiddish Proverb




My adolescence progressed normally:  enough misery to keep the death wish my usual state, an occasional high to keep me from actually taking the gas-pipe.  ~Faye Moskowitz




Helping your eldest to pick a college is one of the greatest educational experiences of life - for the parents.  Next to trying to pick his bride, it's the best way to learn that your authority, if not entirely gone, is slipping fast.  ~Sally and James Reston

Teenager Top Quotes

//Posted by Nevy-chan
Tag :, Tag :